Banyak calon mahasiswa mengira beasiswa ke China itu hanya satu macam, yaitu “beasiswa CSC”. Padahal pemberinya bermacam-macam. Ada pemerintah pusat, pemerintah kota dan provinsi, kementerian tertentu, sampai universitas itu sendiri. Masing-masing punya jalur pendaftaran, cakupan, dan sasaran pelamar yang berbeda.
Memahami jenis-jenis beasiswa ke China sejak awal bisa menghemat waktu berbulan-bulan. Anda jadi tahu harus mendaftar ke mana, dokumen apa yang perlu disiapkan lebih dulu, dan beasiswa mana yang realistis untuk profil Anda. Lulusan SMA, misalnya, punya pilihan yang jauh berbeda dengan karyawan yang ingin lanjut S2 atau guru yang ingin mendalami pengajaran bahasa Mandarin.
Artikel ini membahas tipe-tipe beasiswa tersebut satu per satu, lengkap dengan cakupan dan siapa yang paling cocok mendaftar. Kalau yang Anda cari adalah nama-nama kampusnya, kami sudah merangkumnya terpisah di artikel daftar universitas di China yang memberikan beasiswa.
Empat Kelompok Besar Beasiswa ke China
Sebelum masuk ke rincian, ada baiknya melihat petanya dulu. Hampir semua beasiswa untuk mahasiswa internasional di Tiongkok bisa dikelompokkan berdasarkan siapa yang mendanainya.
| Kelompok | Pemberi Dana | Jalur Pendaftaran | Contoh Program |
|---|---|---|---|
| Beasiswa pemerintah pusat | China Scholarship Council (CSC), di bawah Kementerian Pendidikan Tiongkok | Kedutaan Besar Tiongkok atau langsung ke universitas | Chinese Government Scholarship Tipe A dan Tipe B, program AUN, program Great Wall |
| Beasiswa pemerintah daerah | Pemerintah kota atau provinsi | Langsung ke universitas di wilayah tersebut | Shanghai, Beijing, Jasmine Jiangsu |
| Beasiswa kementerian dan kerja sama | Lembaga atau kementerian tertentu | Berbeda di setiap program | International Chinese Language Teachers Scholarship, MOFCOM, ACYLS |
| Beasiswa universitas | Kampus masing-masing | Langsung ke universitas | Beasiswa rektor, beasiswa mahasiswa baru berprestasi |
Satu hal yang perlu diingat sejak awal: kelompok-kelompok ini tidak saling meniadakan. Anda boleh mengincar lebih dari satu jenis dalam satu musim pendaftaran, asalkan memperhatikan aturan masing-masing.
1. Chinese Government Scholarship (Beasiswa Pemerintah China)
Inilah beasiswa yang paling dikenal, dan juga yang paling ramai peminatnya. Chinese Government Scholarship (CGS) dikelola oleh China Scholarship Council, sehingga banyak orang menyebutnya beasiswa CSC. Program ini terbuka untuk jenjang S1, S2, dan S3, serta program non-gelar bagi peneliti (general scholar dan senior scholar).
Yang sering membingungkan, CGS ternyata memiliki beberapa jalur. Jalur yang Anda pilih menentukan ke mana berkas dikirim dan siapa yang menyeleksi.
Jalur Bilateral (Tipe A)
Jalur ini lahir dari kerja sama pendidikan antarnegara. Pelamar dari Indonesia mengajukan berkas melalui Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta, bukan langsung ke kampus. CSC kemudian meninjau kelayakan berkas dan menyalurkannya ke universitas pilihan pelamar.
Kelebihan jalur bilateral, pelamar umumnya tidak wajib melampirkan Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di awal pendaftaran. Kekurangannya, kuota untuk setiap negara terbatas, sehingga persaingannya ketat. Jadwal dan berkas yang diminta diumumkan setiap tahun, jadi selalu jadikan pengumuman resmi kedutaan sebagai acuan utama.
Chinese University Program (Tipe B)
Di jalur ini, pelamar mendaftar langsung ke universitas yang ditunjuk sebagai penyelenggara CGS. Kampus yang melakukan seleksi awal, lalu mengusulkan nama-nama kandidat terbaiknya kepada CSC.
Pendaftaran Tipe B biasanya berlangsung antara Januari dan April, tetapi tenggat setiap kampus berbeda. Banyak pelamar memilih jalur ini karena bisa langsung berkomunikasi dengan pihak kampus, misalnya untuk menanyakan program studi atau mencari calon dosen pembimbing bagi jenjang S3.
Program Khusus: AUN dan Great Wall
Selain dua jalur utama, CSC juga membuka program dengan sasaran tertentu:
- AUN Program, diperuntukkan bagi warga negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia.
- Great Wall Program, disalurkan melalui UNESCO untuk pelamar dari negara berkembang, umumnya bagi peneliti dan program non-gelar.
Ada pula program khusus untuk warga negara Uni Eropa, tetapi tentu saja tidak relevan bagi pelamar Indonesia.
Apa Saja yang Ditanggung CGS?
Untuk beasiswa penuh, CGS menanggung biaya kuliah, akomodasi di asrama, asuransi kesehatan komprehensif, dan tunjangan hidup bulanan. Besaran tunjangan dan batas usianya berbeda per jenjang:
| Jenjang | Tunjangan Hidup per Bulan | Batas Usia Umum |
|---|---|---|
| Sarjana (S1) | 2.500 RMB | Di bawah 25 tahun |
| Magister (S2) | 3.000 RMB | Di bawah 35 tahun |
| Doktor (S3) | 3.500 RMB | Di bawah 40 tahun |
Perlu dicatat, tidak semua penerima CGS mendapat paket penuh. Ada juga penghargaan parsial yang hanya menanggung sebagian komponen. Karena itu, baca surat penerimaan beasiswa dengan teliti sebelum menghitung kebutuhan dana Anda.
Ketentuan Baru: Tes CSCA untuk Pelamar S1
Ada perubahan penting yang wajib diketahui lulusan SMA. Untuk tahun akademik 2026 dan 2027, seluruh pelamar program sarjana di universitas penyelenggara CGS diwajibkan mengikuti China Scholastic Competency Assessment (CSCA), ujian terstandar yang diluncurkan oleh CSC.
CSCA menguji Bahasa Mandarin Profesional (dengan jalur humaniora dan sains-teknik), Matematika, Fisika, dan Kimia. Matematika wajib untuk semua program. Fisika dan Kimia bersifat pilihan, tetapi pelamar jurusan sains, teknik, pertanian, atau kedokteran harus mengambil setidaknya satu di antaranya. Ujian Matematika, Fisika, dan Kimia tersedia dalam bahasa Mandarin maupun bahasa Inggris.
Rincian syarat lain untuk jenjang sarjana kami bahas di artikel beasiswa S1 di China.
2. Beasiswa Pemerintah Daerah
Sejumlah kota dan provinsi di Tiongkok menyediakan dana sendiri untuk menarik mahasiswa asing ke kampus-kampus di wilayahnya. Cakupan wilayahnya memang lebih sempit, tetapi beasiswa ini sering terlupakan, padahal pelamar hanya bersaing dengan pendaftar di kampus-kampus kota atau provinsi tersebut.
Shanghai Government Scholarship
Beasiswa dari Pemerintah Kota Shanghai ini terbagi menjadi dua tipe:
- Tipe A (penuh), menanggung biaya kuliah, akomodasi, biaya hidup, dan asuransi kesehatan. Terbuka untuk program pascasarjana, sarjana, dan program persiapan (pre-college).
- Tipe B (parsial), menanggung biaya kuliah dan asuransi kesehatan. Terbuka untuk program pascasarjana dan sarjana.
Batas usianya 25 tahun untuk S1, 35 tahun untuk S2, dan 40 tahun untuk S3. Pendaftarannya dilakukan langsung ke universitas di Shanghai yang berpartisipasi, dan periode pendaftaran umumnya berlangsung dari Februari sampai April.
Beijing Government Scholarship
Pemerintah Kota Beijing membagi beasiswanya menjadi tiga kategori:
- Kategori A, menanggung biaya kuliah, akomodasi, biaya hidup, dan asuransi kesehatan komprehensif.
- Kategori B, menanggung biaya kuliah, akomodasi, dan asuransi kesehatan.
- Kategori C, menanggung biaya kuliah dan asuransi kesehatan.
Kategori A mensyaratkan nilai rata-rata minimal 85 atau IPK minimal 3,6. Untuk program gelar berbahasa Mandarin, pelamar umumnya diminta memiliki sertifikat HSK level 4 atau lebih tinggi. Pendaftaran diajukan langsung ke kampus, yang kemudian menyeleksi dan, bila perlu, mengadakan ujian atau wawancara.
Jasmine Jiangsu Government Scholarship
Provinsi Jiangsu, dengan kota seperti Nanjing dan Suzhou, juga memiliki beasiswa pemerintah daerah sendiri. Skemanya tersedia dalam versi penuh dan parsial untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran biasanya dilakukan melalui universitas di Jiangsu, dan di sebagian kampus pelamar juga diminta mengisi formulir di portal studi provinsi.
Besaran dan aturan beasiswa Jiangsu cukup sering berubah dari tahun ke tahun dan berbeda antarkampus. Jadi, cek selalu pengumuman resmi kampus tujuan sebelum mendaftar.
| Beasiswa | Pembagian | Cara Mendaftar |
|---|---|---|
| Shanghai Government Scholarship | Tipe A (penuh) dan Tipe B (biaya kuliah dan asuransi) | Langsung ke universitas di Shanghai |
| Beijing Government Scholarship | Kategori A, B, dan C | Langsung ke universitas di Beijing |
| Jasmine Jiangsu Government Scholarship | Penuh dan parsial | Melalui universitas di Jiangsu |
3. Beasiswa Kementerian dan Program Kerja Sama
Kelompok ketiga ini sasarannya paling spesifik. Ada yang khusus untuk pelajar bahasa Mandarin, ada yang khusus untuk pegawai pemerintah, dan ada yang khusus untuk warga ASEAN. Justru karena spesifik, beasiswa di kelompok ini bisa menjadi peluang besar bagi profil yang cocok.
International Chinese Language Teachers Scholarship
Dulu beasiswa ini dikenal sebagai Confucius Institute Scholarship. Sekarang pengelolanya adalah Center for Language Education and Cooperation (CLEC), lembaga yang sebelumnya dikenal dengan nama Hanban. Sesuai namanya, beasiswa ini ditujukan bagi mereka yang ingin belajar bahasa Mandarin atau menekuni pendidikan bahasa Mandarin internasional.
Berikut gambaran programnya, mengacu pada panduan pendaftaran Shanghai Jiao Tong University tahun 2026:
| Program | Durasi Maksimal | Syarat HSK | Tunjangan Hidup per Bulan |
|---|---|---|---|
| Magister MTCSOL | 2 tahun akademik | HSK 6 dengan skor minimal 180 | 3.000 RMB |
| Sarjana Pendidikan Bahasa Mandarin | 4 tahun akademik | HSK 5 dengan skor minimal 200 | 2.500 RMB |
| Program satu tahun akademik | 11 bulan | HSK 3 dengan skor minimal 210 | 2.500 RMB |
| Program satu semester | 5 bulan | HSK 3 dengan skor minimal 180 | 2.500 RMB |
Semua program di atas menanggung biaya kuliah, akomodasi, tunjangan hidup, dan asuransi kesehatan. Syarat HSK bisa sedikit berbeda di setiap kampus, jadi tabel ini sebaiknya dibaca sebagai gambaran umum. Kalau Anda belum familier dengan level dan skornya, baca dulu penjelasan kami tentang apa itu HSK dan HSKK.
Program satu semester dan satu tahun cocok bagi Anda yang ingin memperkuat bahasa Mandarin dulu sebelum mendaftar program gelar.
MOFCOM Scholarship
Beasiswa ini didanai oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok (Ministry of Commerce atau MOFCOM) dan memprioritaskan warga dari negara berkembang. Sebagian besar programnya berada di jenjang pascasarjana dan kerap menyasar aparatur pemerintah, akademisi, serta profesional yang sudah memiliki pengalaman kerja.
Syarat usia, pengalaman kerja, dan jalur pendaftarannya ditetapkan per program dan per negara. Beasiswa ini jelas bukan untuk lulusan SMA, tetapi patut dipertimbangkan oleh pegawai instansi pemerintah atau lembaga terkait yang ingin melanjutkan S2.
ASEAN-China Young Leaders Scholarship (ACYLS)
ACYLS adalah inisiatif bersama Tiongkok dan negara-negara anggota ASEAN yang diumumkan oleh Perdana Menteri Li Keqiang pada 2018. Tujuannya memperkuat kerja sama pendidikan dan hubungan antarwarga di kawasan.
Beasiswa ini membuka program magister, doktor, riset jangka pendek selama empat sampai lima bulan, serta program pelatihan. Syarat utamanya:
- Warga negara anggota ASEAN
- Kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL minimal 80
- Berusia di bawah 45 tahun
- Pengalaman kerja minimal satu tahun di instansi pemerintah, lembaga publik atau swasta, universitas, lembaga kajian, atau organisasi sejenis
Cakupannya termasuk yang paling lengkap: biaya kuliah dan biaya sekolah lain, akomodasi, tiket pesawat pulang-pergi, asuransi kesehatan komprehensif, dan tunjangan hidup. Tiket pesawat jarang ditanggung beasiswa lain, sehingga ini menjadi nilai tambah yang cukup besar. Untuk angkatan 2026/2027, batas pendaftarannya adalah 1 Maret 2026, jadi pantau pengumuman angkatan berikutnya sejak akhir tahun.
4. Beasiswa dari Universitas
Selain dana pemerintah, banyak universitas di Tiongkok memiliki beasiswa sendiri. Bentuknya beragam, mulai dari beasiswa rektor, beasiswa untuk mahasiswa baru berprestasi, potongan biaya kuliah, sampai beasiswa lanjutan yang dievaluasi setiap tahun berdasarkan nilai.
Kelebihannya, syarat beasiswa universitas sering lebih fleksibel dan kuotanya tidak bergantung pada kuota negara. Kekurangannya, cakupannya lebih sering parsial. Banyak yang hanya membebaskan sebagian atau seluruh biaya kuliah tanpa memberi tunjangan hidup.
Bagi sebagian pelamar, beasiswa universitas justru menjadi pilihan paling realistis. Biaya hidup di Tiongkok relatif terjangkau dibandingkan banyak negara tujuan studi lain, sehingga bebas biaya kuliah saja sudah meringankan beban cukup besar. Gambaran angkanya bisa Anda lihat di artikel rincian biaya hidup di China.
Penuh atau Parsial? Cara Membaca Cakupan Beasiswa
Istilah “beasiswa penuh” sering dipakai secara longgar. Dua beasiswa yang sama-sama disebut penuh bisa berbeda jauh isinya. Sebelum menerima tawaran, periksa poin-poin berikut:
- Biaya kuliah: ditanggung seluruhnya atau hanya sebagian?
- Akomodasi: disediakan kamar asrama, diberi uang akomodasi, atau tidak sama sekali?
- Tunjangan hidup: ada atau tidak, dan berapa besarnya per bulan?
- Asuransi kesehatan: sudah termasuk atau harus dibeli sendiri?
- Tiket pesawat: sebagian besar beasiswa tidak menanggungnya.
- Biaya awal: biaya pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, dan pengurusan visa umumnya tetap dibayar sendiri.
- Evaluasi tahunan: beberapa beasiswa bisa dikurangi atau dihentikan bila nilai tidak memenuhi syarat.
Dengan daftar ini, Anda bisa menghitung berapa dana pribadi yang tetap harus disiapkan, sekalipun lolos beasiswa.
Jenis Beasiswa Mana yang Cocok untuk Anda?
Tidak ada satu beasiswa yang terbaik untuk semua orang. Yang ada adalah beasiswa yang paling cocok dengan profil Anda. Tabel berikut bisa menjadi titik awal:
| Profil Pelamar | Jenis Beasiswa yang Paling Relevan |
|---|---|
| Lulusan SMA atau sederajat | CGS Tipe A atau B (wajib CSCA), beasiswa pemerintah Shanghai, Beijing, atau Jiangsu, beasiswa universitas |
| Lulusan S1 yang ingin S2 | CGS, beasiswa pemerintah daerah, beasiswa universitas |
| Karyawan atau pegawai dengan pengalaman kerja | ACYLS, MOFCOM, CGS |
| Calon mahasiswa S3 | CGS dan beasiswa pemerintah daerah, umumnya dengan dukungan calon dosen pembimbing |
| Ingin fokus belajar bahasa Mandarin atau menjadi pengajar | International Chinese Language Teachers Scholarship |
Calon mahasiswa doktoral perlu menyiapkan hal yang tidak dibutuhkan jenjang lain, terutama surat penerimaan dari calon pembimbing. Panduan lengkapnya ada di artikel syarat beasiswa S3 di China.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Beasiswa
Dari pengalaman mendampingi calon mahasiswa, beberapa kesalahan berikut paling sering kami temui.
Hanya mengincar satu beasiswa. Banyak pelamar memasang semua harapan pada CGS jalur bilateral. Padahal kuotanya terbatas. Menyiapkan rencana cadangan, misalnya beasiswa pemerintah daerah atau beasiswa universitas, membuat peluang Anda jauh lebih besar.
Mengabaikan syarat bahasa. Program berbahasa Mandarin umumnya meminta HSK level tertentu, sedangkan program berbahasa Inggris meminta IELTS atau TOEFL. Sertifikat ini butuh waktu untuk diraih, jadi jangan menunggu pendaftaran dibuka baru mulai belajar. Penjelasan lebih rinci ada di artikel syarat bahasa beasiswa China.
Tidak membaca cakupan secara rinci. Seperti dibahas di atas, “penuh” belum tentu berarti semua biaya ditanggung.
Percaya pada jalur “orang dalam” atau penjamin. Tidak ada beasiswa resmi pemerintah Tiongkok yang mensyaratkan penjamin pribadi atau menjamin kelulusan lewat koneksi. Seleksi dilakukan berdasarkan berkas, prestasi akademik, kemampuan bahasa, rencana studi, dan untuk jenjang S1 kini juga hasil CSCA. Pihak mana pun yang menjanjikan Anda pasti lolos patut diwaspadai.
Lupa memikirkan kehidupan setelah tiba. Beasiswa juga membawa aturan, misalnya soal izin bekerja. Penerima beasiswa tidak bisa begitu saja bekerja paruh waktu. Seluk-beluk bekerja sambil kuliah kami bahas di artikel tentang kerja paruh waktu bagi mahasiswa di China.
Mempersiapkan Pendaftaran Beasiswa Bersama Tutoravel
Memilih jenis beasiswa yang tepat adalah langkah pertama. Setelah itu, masih ada dokumen, rencana studi, persiapan bahasa, dan pengurusan visa yang harus diselesaikan tepat waktu.
Tutoravel membantu Anda memetakan beasiswa yang sesuai dengan profil, menyiapkan berkas pendaftaran, sampai mengurus visa pelajar setelah diterima. Sebagai agen resmi China Visa Application Service Center (CVASC) Jakarta, kami memahami alur pengajuan visa pelajar China dengan baik.
Untuk persiapan bahasa, Tutoravel Academy bekerja sama dengan BRCC Indonesia menyelenggarakan kursus bahasa Mandarin dan persiapan HSK, baik secara online maupun tatap muka.
Perlu kami sampaikan secara terbuka: keputusan akhir penerimaan beasiswa sepenuhnya berada di tangan pemberi beasiswa dan universitas. Kami tidak menjanjikan kelulusan. Yang kami lakukan adalah membantu Anda menyiapkan berkas dan kemampuan sebaik mungkin, agar peluang Anda maksimal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa jenis beasiswa ke China yang paling banyak diminati?
Chinese Government Scholarship dari China Scholarship Council, karena cakupannya lengkap dan terbuka untuk S1 sampai S3. Akibatnya, persaingannya juga paling ketat.
Apakah beasiswa ke China selalu gratis seluruhnya?
Tidak. Ada beasiswa penuh yang menanggung biaya kuliah, akomodasi, asuransi, dan tunjangan hidup, tetapi banyak juga beasiswa parsial yang hanya menanggung biaya kuliah. Biaya awal seperti pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, dan visa umumnya tetap dibayar sendiri.
Apa bedanya CGS Tipe A dan Tipe B?
Tipe A diajukan melalui Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta dan umumnya tidak mensyaratkan LoA di awal. Tipe B diajukan langsung ke universitas penyelenggara, yang kemudian mengusulkan kandidat kepada CSC.
Apakah lulusan SMA wajib mengikuti tes CSCA?
Untuk tahun akademik 2026 dan 2027, pelamar program sarjana di universitas penyelenggara Chinese Government Scholarship wajib mengikuti CSCA. Untuk beasiswa lain, cek ketentuan masing-masing kampus.
Apakah harus bisa bahasa Mandarin untuk mendapat beasiswa?
Tidak selalu. Banyak kampus membuka program berbahasa Inggris dengan syarat IELTS atau TOEFL. Namun, program berbahasa Mandarin umumnya meminta HSK, misalnya HSK 4 untuk program gelar dalam Beijing Government Scholarship.
Bolehkah mendaftar beberapa jenis beasiswa sekaligus?
Umumnya boleh mendaftar ke beberapa program dalam satu musim. Namun, satu mahasiswa biasanya tidak diperbolehkan menerima dua beasiswa penuh sekaligus, jadi perhatikan aturan masing-masing pemberi beasiswa.
Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten Tutoravel pada 7 Oktober 2026. Disusun dari pengumuman dan panduan resmi China Scholarship Council, Shanghai Municipal Education Commission, portal Studying in Beijing, panduan pendaftaran International Chinese Language Teachers Scholarship Shanghai Jiao Tong University 2026, serta pengumuman ASEAN-China Young Leaders Scholarship 2026/2027. Besaran tunjangan, syarat, dan jadwal pendaftaran dapat berubah setiap tahun, sehingga selalu periksa pengumuman resmi pemberi beasiswa sebelum mendaftar.
0 Komentar