Perkenalan Bahasa Melayu Malaysia Supaya Bisa Ngobrol

Aug 17, 2025 | 0 comments

Ketika sedang berkunjung ke Malaysia, Bahasa Melayu sudah familiar. Bahasa Melayu Malaysia merupakan Bahasa Melayu baku yang menjadi bahasa resmi Malaysia . Jadi, bahasa ini menjadi bahasa nasional bagi semua warga negara Malaysia. Ketahui hal-hal yang terkait dengan Bahasa Melayu. Mulai dari asal mula menjadi bahasa resmi Malaysia, sejarah, serapan, serta contoh-contoh Bahasa Malaysia dalam percakapan.

Sejarah Singkat Bahasa Melayu

Berbicara tentang Bahasa Melayu, Anda perlu mengetahui sejarah singkatnya. Mayoritas warga Malaysia memang menggunakan Bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan bagian bahasa Austronesia.

Banyak warga di kawasan Maritim Asia Tenggara yang menggunakan bahasa ini. Bahasa Melayu bermula dari bentuk kunonya, yaitu Melayu Kuno. Jadi, tulisan Bahasa Melayu kuno menggunakan tulisan Rencong dan Kawi.

Perkembangan Bahasa Melayu meluas seiring bergantinya zaman. Selain itu, bahasa ini memiliki serapan unsur Arab dan Parsi. Jadi, bahasa ini mengalami fase-fasenya sesuai dengan era dan masanya. Bahasa Melayu Purba diyakini sebagai salah satu bentuk awal dari bahasa nenek moyang bangsa Austronesia.

Kemudian pada abad ke- 7 hingga ke-14 menjadi bahasa Bahasa Melayu Kuno. Bahasa ini juga menyerap unsur dari Bahasa Tamil Kuno dan dipengaruhi oleh ajaran Hindu dan Buddha. Sejak kedatangan Islam, Bahasa Melayu kembali mengalami perubahan menjadi Bahasa Melayu klasik.

Bahasa Melayu Pramodern berkembang sekitar abad ke-19, ketika pengaruh kolonial Barat mulai meluas di wilayah kepulauan Melayu. Oleh karena itu, para penjajah zaman dulu juga menyadari bahwa pentingnya memahami Bahasa Melayu untuk memahami artefak mengenai sejarah politik.

Hingga pada abad ke-20, Bahasa Melayu menjadi Bahasa Melayu Modern. Bahkan, beberapa perkembangan bahasa ini tersebar di banyak wilayah di antaranya di Indonesia, seperti Palembang, Jambi, Pontianak, Minangkabau dan Kerinci. Selain itu, Bahasa Melayu juga digunakan secara luas di berbagai wilayah di Malaysia yang mayoritas penduduknya bersuku Melayu.

Asal Mula Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Resmi Malaysia

Banyak perbedaan dalam mengungkapkan Bahasa Melayu. Perbedaan ini ada di Bahasa Melayu. Bahasa Melayu di Malaysia dengan negara lain, seperti di Indonesia memiliki beberapa perbedaan. Aspek perbedaannya mulai dari ejaan, kosakata, pelafalan, dan pengaruh bahasa yang lainnya.

Pelafalan dalam Bahasa Melayu malaysia dan Indonesia memiliki perbedaan. Misalnya huruf r pada akhir kata. Perhatikan pada kata putar. Pada bahasa Indonesia, pelafalan kata putar sangat jelas huruf r nya.

Sedangkan, dalam bahasa Malaysia, huruf r hilang sehingga hanya terbaca Puta saja. Bahasa asing juga memengaruhi perkembangan Bahasa Melayu di Indonesia dan Malaysia. Di bahasa Indonesia, serapan Bahasa Belanda dan Inggris masih mempengaruhi. Sedangkan Bahasa Melayu di Malaysia umumnya lebih banyak dipengaruhi oleh Bahasa Inggris, tidak sebanyak pengaruh Bahasa Belanda seperti di Indonesia.

Selanjutnya, perbedaan dalam kosakata. Selain pelafalan, ada juga perbedaan kosakata. Misalnya saja kata lelaki dalam bahaya melayu. Sedangkan dalam bahasa Indonesia berarti laki-laki. Anak-anak kecil dalam bahasa Indonesia sudah menggambarkan anak-anak. Lain halnya dengan Malaysia yang menggunakan kata budak dengan dialek yang berbeda.

Terdapat juga ejaan-ejaan yang bertahan sampai sekarang. Ini karena Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia saling memengaruhi, terutama dalam era modern dan di media massa. Misalnya saja kata uang dalam bahasa Indonesia. Dalam Bahasa Melayu, penyebutannya menjadi wang. Oleh karena itu, jika Anda tinggal di Malaysia masih harus beradaptasi dengan Bahasa Melayu. Beberapa Bahasa Melayu di Malaysia memiliki makna yang berbeda.

Serapan Apa Saja yang Ada di Bahasa Melayu Malaysia?

Bahasa Melayu memiliki berbagai serapan dari bahasa asing. Berikut beberapa bahasa serapannya:

Bahasa Melayu memiliki banyak kosakata serapan dari Bahasa Sanskerta, seperti agama, aksara, dan angkasa. Mulai dari agama, aksara, angkasa, bahasa dan bahaya. Semua itu berawal dari Bahasa Melayu kuno.

Ada juga serapan yang berasal dari bahasa arab. Mulai dari istilah abjad, alim, adil, hikmah dan kabar. Kemudian Bahasa Melayu mengalami perkembangan karena memperoleh istilah baru dari bahasa parsi. Mulai dari Anggur, Bandar, Cadar, Dewan dan Gandum.

Selanjutnya, serapan mulai berkembang mengambil bahasa Portugis. Misalnya saja Garpu, Bangku, Baldi dan Gereja. Sedangkan yang lain juga banyak yang mengambil serapan bahasa belanda. Contohnya saja kecap, gedung, kertas, roti dan tikus. Istilah-istilah yang mendapatkan serapan Bahasa Belanda juga tidak berbeda dengan bahasa Indonesia.

Serapan dari Bahasa Tionghoa dalam Bahasa Melayu cenderung ke dalam penyebutan kuliner dan makanan. Misalnya saja Tauhu yang sama dengan tahu dalam bahasa Hokkien. Kongsi yang berarti perusahaan. Toke berarti kepala toko atau bos.

Sedangkan dalam bahasa inggris, banyak serapan yang lainnya. Misalnya saja televisyen, telefon, bis, komputer, dan kek (kue). Beberapa kata dari serapan-serapan ini memiliki perubahan morfologi (bentuk), dan fonem atau bunyi. Sedangkan dalam pengucapan istilah serapan ini berbeda-beda di setiap wilayah.

Contoh-contoh Perkenalan Sederhana yang Ada pada Bahasa Melayu Malaysia

Ingin bisa menggunakan Bahasa Melayu Malaysia dengan sederhana saat tinggal di sana? Ada beberapa Bahasa Melayu dasar yang perlu Anda tahu agar bisa akrab dengan warga malaysia.

Misalnya saja, Anda berkenalan dengan seseorang mahasiswa pada siang hari. Helo (Halo), Selamat tengah hari (Selamat siang), siapa nama awak? (siapa nama kamu). Lame tak tampak awak (lama tidak bertemu Anda). Awak asal mana (dari mana kamu?) Saya sihat (aku baik-baik saja). Gembira berjumpa dengan awak (senang bertemu dengan kamu).

Istilah-istilah dasar ini harus familiar ketika Anda tinggal di Malaysia untuk bekerja atau kuliah. Nah, sebelum melanjutkan studi ke kampus ternama di Malaysia, ada baiknya Anda pelajari lingkungan dan bahasanya. Selain itu, konsultasikan dengan jasa konsultasi pendidikan terbaik di Malaysia.

 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *