Kalau ditanya makanan khas Australia, banyak orang langsung bingung. Wajar saja, karena dapur Australia modern dibentuk oleh banyak pengaruh: tradisi Inggris yang dibawa pendatang sejak akhir abad ke-18, gelombang migran dari Eropa, Timur Tengah, dan Asia, ditambah bahan pangan asli (bush food) yang sudah dikenal masyarakat Aborigin selama puluhan ribu tahun. Sejarah masyarakat aslinya kami ulas di artikel suku Aborigin Australia.
Hasilnya, makanan yang paling “Australia” justru sering kali bukan hidangan restoran mewah, melainkan makanan sehari-hari: olesan roti di meja sarapan, pai di toko roti pinggir jalan, sosis bakar di acara penggalangan dana, sampai biskuit cokelat di lemari dapur.
Artikel ini fokus pada makanan wajib coba dari negara Australia yang lahir dari kebiasaan sehari-hari, lengkap dengan cerita di baliknya dan catatan halal bagi Anda yang Muslim. Untuk hidangan restoran seperti fish and chips, lamington, pavlova, atau chicken parmigiana beserta rekomendasi tempat makannya, silakan baca artikel makanan khas Australia dan tempat mencicipinya.
Daftar Singkat Makanan Ikonik Sehari-hari di Australia
| Makanan | Jenis | Di mana menemukannya | Catatan halal |
|---|---|---|---|
| Vegemite | Olesan roti | Supermarket | Berbahan dasar nabati, tetap cek label |
| Aussie meat pie | Pai daging | Toko roti, stadion, SPBU | Umumnya tidak bersertifikat halal |
| Sausage roll | Pastri isi sosis | Toko roti | Sering berisi babi |
| Fairy bread | Camilan manis | Pesta anak, buat sendiri | Cek mentega dan sprinkles |
| Sausage sizzle | Sosis bakar dalam roti | Acara amal, tempat pemungutan suara | Jenis sosis bervariasi |
| Halal snack pack | Kentang goreng dan daging kebab | Kedai kebab | Pilih kedai bersertifikat halal |
| Chicken salt | Bumbu kentang goreng | Kedai fish and chips, supermarket | Versi komersial banyak yang vegetarian |
| Tim Tam | Biskuit cokelat | Supermarket | Cek label tiap varian |
1. Vegemite: Olesan Asin yang Membelah Opini

Siapa yang tidak kenal makanan satu ini? Vegemite sempat viral di media sosial sebagai bahan food taste challenge, biasanya dengan reaksi wajah yang kaget setelah mencicipinya. Vegemite adalah pasta berwarna cokelat gelap dengan rasa asin, gurih, dan sedikit pahit yang sangat kuat.
Pasta ini dikembangkan oleh Dr. Cyril Callister dari Fred Walker Company dan mulai dijual di Australia pada 1923. Bahan dasarnya adalah ekstrak ragi sisa pembuatan bir, diolah dengan tambahan sayuran dan rempah. Namanya dipilih lewat sayembara nasional. Awalnya penjualannya lesu karena kalah bersaing dengan Marmite asal Inggris, tetapi pada 1940-an Vegemite sudah menjadi isi wajib dapur keluarga Australia. Jingle iklan “Happy Little Vegemites” yang mulai mengudara pada 1954 ikut melekatkannya pada identitas nasional. Sejak 2017, merek ini dimiliki perusahaan Australia, Bega Cheese.
Menurut produsennya, Vegemite mengandung vitamin B1, B2, B3, dan folat.
Cara makan yang benar: kesalahan paling umum turis adalah mengoleskannya setebal selai cokelat. Orang Australia mengoleskan mentega dulu di atas roti panggang hangat, lalu menambahkan Vegemite tipis-tipis saja. Rasanya jauh lebih bersahabat dengan cara ini.
Catatan halal: Vegemite berbahan dasar ekstrak ragi dan nabati. Meski ragi berasal dari proses pembuatan bir, ekstrak ini diolah lebih lanjut. Tetap periksa label dan status sertifikasi halal pada kemasan yang Anda beli, atau ikuti pandangan lembaga halal yang Anda percaya.
2. Aussie Meat Pie: Makan Siang Sejuta Umat

Kalau ada satu makanan yang bisa disebut makan siang “rakyat” Australia, jawabannya adalah Aussie meat pie. Pai seukuran genggaman tangan ini berkulit renyah di luar dan berisi daging sapi cincang atau potongan daging dengan kuah kental (gravy). Cara makannya pun khas: langsung dari kantong kertas, dengan saus tomat di atasnya.
Meat pie bisa ditemukan di toko roti, minimarket, SPBU, hingga stadion. Menonton pertandingan footy (sepak bola Australia) tanpa pie di tangan rasanya kurang lengkap bagi banyak penggemar.
Di Adelaide, ada versi unik bernama pie floater: meat pie yang disajikan terapung di atas sup kacang polong kental, lalu disiram saus tomat. Hidangan ini dulu dijual di gerobak pai pinggir jalan sebagai makanan larut malam, dan National Trust of South Australia mengakuinya sebagai salah satu ikon warisan South Australia.
Catatan halal: meski isinya daging sapi, sebagian besar pie di toko roti umum tidak bersertifikat halal. Beberapa kota besar seperti Sydney dan Melbourne punya toko roti yang menyediakan pie halal, jadi tanyakan langsung atau cari toko dengan sertifikat halal yang jelas.
3. Sausage Roll: Teman Setia Meat Pie
Di etalase toko roti Australia, sausage roll hampir selalu bersebelahan dengan meat pie. Bentuknya berupa adonan sosis yang dibungkus pastri berlapis (puff pastry), lalu dipanggang hingga keemasan. Ukurannya bervariasi, dari versi kecil untuk pesta hingga versi besar untuk makan siang.
Sausage roll jadi pilihan praktis bagi mahasiswa yang terburu-buru di antara jadwal kuliah: murah, mengenyangkan, dan bisa dimakan sambil berjalan.
Catatan halal: isian sausage roll sering kali berupa daging babi atau campuran daging. Hindari kecuali tokonya jelas bersertifikat halal atau mencantumkan isian yang pasti halal.
4. Fairy Bread: Camilan Pesta Masa Kecil

Makanan wajib coba yang satu ini sangat sederhana: roti tawar putih, diolesi mentega atau margarin, lalu ditaburi hundreds and thousands, yaitu butiran gula warna-warni (sprinkles). Rotinya kemudian dipotong segitiga. Tampilannya ceria, rasanya manis dan sedikit gurih.
Fairy bread adalah menu klasik pesta ulang tahun anak di Australia, dan bagi banyak orang dewasa di sana, camilan ini identik dengan kenangan masa kecil. Jejak tertulis tertua yang diketahui berasal dari surat kabar The Mercury di Hobart, Tasmania, pada 1929, yang menyebut anak-anak memulai pesta dengan “fairy bread and butter and 100s and 1,000s”. Asal-usul namanya belum pasti. Ada yang menduga terinspirasi puisi anak karya Robert Louis Stevenson berjudul “Fairy Bread”, ada pula yang mengaitkannya dengan tampilannya yang berwarna-warni.
Catatan halal: bahannya sederhana, tetapi tetap periksa label mentega atau margarin dan sprinkles, karena beberapa produk pewarna atau pelapis bisa mengandung bahan hewani.
5. Sausage Sizzle dan “Democracy Sausage”
Sausage sizzle adalah tradisi sederhana: sosis dibakar di atas panggangan, diletakkan di atas selembar roti tawar, lalu diberi bawang bombai goreng dan saus. Anda akan menemukannya di acara penggalangan dana sekolah, klub olahraga, hingga di depan toko perkakas pada akhir pekan. Harganya murah, dan hasilnya biasanya disumbangkan untuk kegiatan komunitas.
Yang paling unik, sausage sizzle juga hadir di tempat pemungutan suara saat pemilu. Sosis yang dibeli setelah mencoblos ini dijuluki democracy sausage. Istilah ini begitu populer sehingga Australian National Dictionary Centre di Australian National University menobatkannya sebagai Word of the Year 2016.
Catatan halal: jenis sosis di sausage sizzle bervariasi, mulai dari sapi, ayam, hingga babi. Tanyakan langsung ke penjualnya. Beberapa komunitas Muslim dan masjid juga rutin mengadakan barbekyu dengan sosis halal.
6. Halal Snack Pack: Ikon Kuliner Multikultural
Ini dia makanan yang paling ramah bagi mahasiswa Muslim. Halal snack pack (sering disingkat HSP) adalah kentang goreng yang ditimbun daging kebab doner halal, entah domba, ayam, sapi, atau campuran, lalu disiram tiga saus andalan: bawang putih, cabai, dan barbekyu. Banyak kedai juga menambahkan keju, yoghurt, atau jalapeño.
Hidangan ini lahir dari kedai kebab yang dikelola komunitas migran. Pada akhir 2015, grup Facebook Halal Snack Pack Appreciation Society membuat HSP viral, dan perhatian publik semakin besar setelah hidangan ini disebut dalam perdebatan di parlemen Australia. Pembaca Macquarie Dictionary bahkan memilih “snack pack” sebagai People’s Choice Word of the Year 2016.
HSP adalah contoh nyata bagaimana kuliner migran menjadi bagian dari identitas Australia modern. Porsinya besar, cocok dibagi berdua atau untuk makan malam setelah kerja paruh waktu.
Catatan halal: namanya memang “halal”, tetapi tidak semua kedai bersertifikat. Pilih kedai yang memajang sertifikat halal dari lembaga yang dikenal.
7. Chicken Salt: Bumbu Kentang Goreng ala Australia
Jika Anda membeli kentang goreng di kedai fish and chips Australia, Anda mungkin akan ditanya, “Chicken salt?” Chicken salt adalah bumbu tabur berwarna kuning keemasan yang menggantikan garam biasa.
Bumbu ini diciptakan pada awal 1970-an oleh Peter Brinkworth, pemilik kedai ayam di Gawler, sekitar 40 kilometer di utara Adelaide. Awalnya ia meraciknya untuk ayam panggang, dengan campuran garam, kaldu ayam bubuk, MSG, paprika, bawang putih, bawang bombai, dan seledri. Karena cocok juga untuk kentang goreng, bumbu ini menyebar ke seluruh Australia.
Catatan halal: resep aslinya memakai kaldu ayam bubuk. Namun, versi komersial dari produsen yang membeli resepnya pada 1979 dibuat vegetarian dan halal. Di kedai, tanyakan merek yang dipakai, atau beli versi kemasan yang labelnya jelas untuk dipakai di rumah.
8. Tim Tam: Biskuit Cokelat Kebanggaan Nasional
Tim Tam adalah biskuit cokelat berlapis krim yang diselimuti cokelat, buatan Arnott’s. Biskuit ini mulai dijual pada September 1964. Penciptanya, Ian Norris, terinspirasi biskuit Penguin asal Inggris yang ia temukan saat berkeliling dunia, dan ingin membuat versi yang lebih enak. Namanya diberikan oleh Ross Arnott, diambil dari kuda pemenang Kentucky Derby 1958 bernama Tim Tam.
Cara menikmati Tim Tam yang paling terkenal adalah Tim Tam Slam. Gigit dua sudut biskuit yang berseberangan, celupkan salah satu ujung ke kopi, teh, atau cokelat panas, lalu sedot minumannya melalui biskuit seperti sedotan. Begitu bagian dalamnya lembek dan cokelatnya mulai meleleh, segera makan sebelum biskuitnya runtuh.
Catatan halal: komposisi tiap varian Tim Tam bisa berbeda. Periksa label kemasan, termasuk keterangan bahan seperti gelatin atau perisa tertentu.
Tips Mencari Makanan Halal di Australia
Australia tidak memiliki satu lembaga tunggal untuk sertifikasi halal produk dalam negeri. Ada beberapa lembaga Islam yang menerbitkan sertifikat halal, seperti Australian Federation of Islamic Councils (AFIC), dan pemerintah tidak mengatur label halal untuk pasar domestik. Karena itu, kebiasaan memeriksa label sangat penting. Beberapa tips praktis:
- Kenali logo halal. Logo lembaga sertifikasi Australia merupakan merek dagang terdaftar, sehingga logo resmi bisa menjadi tanda produk yang benar-benar disertifikasi.
- Baca komposisi. Waspadai gelatin, lemak hewani tanpa keterangan, atau alkohol dalam perisa.
- Cari kawasan dengan komunitas Muslim. Kota besar seperti Sydney dan Melbourne punya banyak kawasan dengan toko daging dan restoran halal.
- Gunakan aplikasi dan grup komunitas. Mahasiswa Indonesia di Australia biasanya aktif berbagi rekomendasi tempat makan halal di grup komunitas.
Panduan lebih lengkap untuk mahasiswa Muslim juga kami bahas di artikel makanan khas Australia dan tempat mencicipinya.
Hemat ala Mahasiswa: Coba di Dapur Sendiri
Sebagian besar makanan di daftar ini bisa Anda coba tanpa ke restoran. Vegemite dan Tim Tam tersedia di supermarket besar, dan fairy bread bisa dibuat dalam lima menit. Membuat meat pie sendiri dengan daging halal juga bisa jadi kegiatan seru bersama teman satu rumah.
Memasak sendiri adalah salah satu cara paling efektif menekan pengeluaran selama kuliah di Australia. Jika Anda juga berencana bekerja paruh waktu untuk membantu biaya hidup, baca dulu aturannya di artikel kuliah sambil kerja di Australia. Untuk memahami kebiasaan dan etika sehari-hari masyarakatnya, simak artikel budaya di Australia.
Siap Mencicipi Langsung di Australia?
Mencicipi meat pie di stadion atau membeli democracy sausage di hari pemilu adalah pengalaman yang hanya bisa Anda rasakan dengan tinggal di Australia. Jika Anda sedang merencanakan studi ke sana, pilihan kampusnya bisa Anda bandingkan di artikel universitas terbaik di Sydney dan universitas di Melbourne.
Untuk konsultasi rencana kuliah ke Australia, mulai dari pemilihan kampus hingga persiapan dokumen, hubungi tim Tutoravel.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa makanan paling khas dari Australia?
Untuk makanan sehari-hari, Vegemite dan Aussie meat pie adalah dua yang paling ikonik. Untuk hidangan penutup, lamington dan pavlova juga sangat terkenal.
Apakah Vegemite halal?
Vegemite berbahan dasar ekstrak ragi dan bahan nabati. Status sertifikasi halalnya sebaiknya dicek langsung pada label kemasan, karena keterangan bisa berbeda antarproduk.
Apa itu halal snack pack?
Halal snack pack adalah kentang goreng dengan daging kebab doner halal dan siraman saus bawang putih, cabai, dan barbekyu. Hidangan ini populer di Australia dan viral sejak akhir 2015.
Apakah meat pie di Australia halal?
Sebagian besar meat pie di toko roti umum tidak bersertifikat halal, meskipun isinya daging sapi. Cari toko roti yang memajang sertifikat halal.
Makanan Australia apa yang cocok dijadikan oleh-oleh?
Tim Tam dan Vegemite adalah pilihan paling populer karena tahan lama, mudah dibawa, dan tersedia di hampir semua supermarket. Pilih kemasan tertutup rapat, periksa tanggal kedaluwarsa, dan pastikan labelnya sesuai kebutuhan keluarga Anda di rumah, termasuk soal halal.
Apa itu democracy sausage?
Sebutan untuk sosis bakar dalam roti yang dijual di tempat pemungutan suara saat pemilu di Australia. Istilah ini menjadi Word of the Year 2016 versi Australian National Dictionary Centre.
Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten Tutoravel pada 19 Oktober 2026. Sejarah Vegemite mengacu pada situs resmi Vegemite. Informasi fairy bread mengacu pada The Hobart Magazine, democracy sausage pada Australian National University, chicken salt pada SBS Food, serta halal snack pack, Tim Tam, pie floater, dan sertifikasi halal di Australia pada ensiklopedia daring. Komposisi dan status halal produk dapat berubah, jadi selalu periksa label kemasan.
0 Komentar