10 Makanan di China yang Ikonik dan Wajib Mencobanya

Sep 4, 2023 | 0 Komentar

Ragam makanan khas China yang ikonik dan wajib dicoba

Tiongkok memiliki warisan kuliner yang luar biasa kaya. Dari utara hingga selatan, setiap wilayah punya karakter masakannya sendiri, dan perbedaannya jauh lebih besar dari yang umumnya dibayangkan.

Tradisi kulinernya bahkan dikelompokkan ke dalam delapan mazhab besar, masing-masing dengan bahan, teknik, dan cita rasa yang khas. Masakan Sichuan dikenal pedas dan membuat lidah kebas, masakan Kanton lebih ringan dan menonjolkan rasa asli bahan, sementara masakan Shandong cenderung gurih dan beraroma kuat.

Artikel ini membahas sepuluh hidangan paling ikonik beserta asal daerah dan cita rasanya, dilengkapi panduan praktis bagi pembaca yang menjaga kehalalan.

10 Makanan Khas China yang Ikonik

1. Peking Duck

Peking duck hidangan bebek panggang khas Beijing

Bebek Peking merupakan hidangan yang paling sering dijadikan simbol kuliner Tiongkok, dan berasal dari Beijing.

Yang membuatnya istimewa adalah kulitnya yang tipis dan renyah, hasil proses pemanggangan yang cukup panjang dan menuntut ketelitian. Di restoran ternama, bebeknya bahkan dipotong langsung di hadapan tamu.

Penyajiannya khas. Irisan daging dan kulit dibungkus dalam lembaran tipis bersama daun bawang, mentimun, dan saus hoisin. Anda menggulungnya sendiri, dan cara menyantap inilah yang menjadi bagian dari pengalamannya.

Sejarahnya cukup panjang, karena hidangan ini sudah disajikan sejak masa kekaisaran dan dulu merupakan santapan istana.

2. Kung Pao Chicken

Kung pao chicken masakan ayam pedas khas Sichuan

Dikenal juga sebagai gōngbǎo jīdīng, hidangan ini berasal dari Provinsi Sichuan dan menjadi salah satu masakan Tiongkok yang paling dikenal di dunia.

Perpaduan rasanya cukup unik, memadukan pedas, sedikit manis, dan gurih. Bahan utamanya potongan ayam yang ditumis cepat bersama kacang tanah, cabai kering, dan daun bawang.

Ciri khas Sichuan terasa dari penggunaan merica Sichuan, yang memberi sensasi kebas ringan di lidah. Sensasi ini berbeda dari pedas cabai, dan bagi yang belum terbiasa terasa cukup mengejutkan pada suapan pertama.

Perlu diketahui, versi yang beredar di luar Tiongkok umumnya jauh lebih manis dan tidak sepedas versi aslinya.

3. Jiaozi

Jiaozi pangsit khas China dengan berbagai isian

Jiaozi merupakan pangsit berbentuk setengah bulan yang terbuat dari adonan tepung dengan isian daging cincang, sayuran, atau perpaduan keduanya.

Cara memasaknya beragam, bisa direbus, dikukus, atau digoreng hingga bagian bawahnya renyah. Penyajiannya umumnya disertai cocolan kecap asin, cuka, dan minyak wijen.

Ada makna budaya yang melekat pada hidangan ini. Bentuknya menyerupai uang logam zaman dulu, sehingga dimaknai sebagai lambang kemakmuran. Karena itu jiaozi menjadi hidangan wajib saat perayaan Tahun Baru Imlek, dan biasanya dibuat bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga.

Bagi pendatang, jiaozi termasuk yang paling mudah diterima karena teksturnya familiar dan rasanya tidak ekstrem.

4. Xiao Long Bao

Xiao long bao pangsit berkuah khas Shanghai

Hidangan khas Shanghai ini sering disebut pangsit berkuah, dan cara pembuatannya cukup cerdik.

Kuah di dalamnya tidak dituangkan begitu saja. Kaldu dibekukan terlebih dahulu menjadi bentuk padat, lalu dibungkus bersama isian. Saat dikukus, kaldu itu mencair dan terperangkap di dalam kulitnya yang tipis.

Ada cara menyantapnya yang sebaiknya diikuti agar tidak mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Letakkan di sendok, gigit sedikit bagian pinggirnya, hirup kuahnya perlahan, baru santap sisanya.

Kuahnya sangat panas, dan banyak pendatang mengalami lidah tersiram karena langsung memasukkannya utuh ke mulut.

5. Mapo Tofu

Mapo tofu hidangan tahu pedas khas Sichuan

Hidangan tahu pedas dari Sichuan ini termasuk yang paling dikenal di dunia, dan namanya secara harfiah berarti tahu buatan nenek berbopeng.

Bahan kuncinya adalah doubanjiang, yaitu pasta fermentasi dari kacang koro dan cabai yang sering dijuluki jiwa masakan Sichuan. Ditambah douchi berupa kacang kedelai hitam fermentasi, serta merica Sichuan yang memberi sensasi kebas.

Perpaduan pedas dan kebas inilah yang dalam bahasa Mandarin disebut málà, dan menjadi ciri paling khas masakan Sichuan. Tanpa kedua unsur itu, hidangannya tidak dapat disebut mapo tofu.

Isinya berupa tahu sutra yang lembut, dimasak bersama daging cincang. Menariknya, versi tradisionalnya menggunakan daging sapi, meski versi dengan daging babi juga banyak beredar.

6. Dim Sum

Dim sum aneka hidangan kecil khas Kanton

Dim sum berasal dari tradisi Kanton di Tiongkok selatan, dan sebenarnya bukan nama satu hidangan melainkan ragam hidangan kecil yang disajikan bersama teh.

Tradisinya disebut yum cha, yang berarti minum teh. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada pagi hingga siang hari, dan menjadi ajang berkumpul keluarga terutama pada akhir pekan.

Ragamnya sangat banyak, mulai dari siomay, hakau, pangsit kukus, bakpao, hingga berbagai kudapan manis. Penyajiannya dalam keranjang bambu kecil yang ditumpuk.

Bagi pembaca Indonesia, dim sum kemungkinan menjadi yang paling familiar karena sudah lama hadir di tanah air.

7. Hot Pot

Hot pot hidangan rebus khas China yang disantap bersama

Dalam bahasa Mandarin disebut huǒguō, dan inilah hidangan yang paling mencerminkan budaya makan bersama di Tiongkok.

Cara penyajiannya sederhana. Sebuah panci berisi kuah kaldu diletakkan di tengah meja dan terus dipanaskan. Setiap orang memasukkan bahan pilihannya sendiri, mulai dari irisan daging, sayuran, jamur, mi, hingga hidangan laut, lalu menyantapnya setelah matang.

Banyak restoran menyediakan panci bersekat dengan dua jenis kuah sekaligus, yaitu pedas khas Sichuan di satu sisi dan kuah bening di sisi lain. Ini sangat membantu bagi yang belum terbiasa dengan tingkat kepedasan Sichuan.

Bagian yang tidak kalah penting adalah meja saus, tempat Anda meracik cocolan sendiri dari berbagai bahan yang tersedia. Setiap orang punya racikan favoritnya.

Bagi mahasiswa internasional, hot pot sering menjadi cara paling menyenangkan berkumpul dengan teman, karena prosesnya berlangsung lama dan mengundang percakapan.

8. Zhajiangmian

Zhajiangmian mi saus kacang kedelai hitam khas Beijing

Hidangan mi khas Beijing ini disajikan dengan saus kental dari pasta kacang kedelai fermentasi dan daging cincang.

Pelengkapnya berupa irisan mentimun segar, tauge, dan lobak, yang memberi kesegaran sebagai penyeimbang saus yang pekat.

Cara menyantapnya dengan mengaduk seluruh bahan hingga tercampur rata sebelum disantap. Teksturnya kenyal dan rasanya gurih pekat, cukup mengenyangkan untuk satu kali makan.

9. Yangzhou Fried Rice

Nasi goreng Yangzhou khas Provinsi Jiangsu

Berasal dari Kota Yangzhou di Provinsi Jiangsu, nasi goreng ini menjadi salah satu hidangan Tiongkok yang paling menyebar ke berbagai negara.

Ciri khasnya terletak pada tampilannya yang berwarna terang dengan butiran nasi yang terpisah, tidak menggumpal. Isiannya meliputi telur, udang, daging, dan sayuran yang dipotong seragam.

Bumbunya jauh lebih ringan dibanding nasi goreng Indonesia, karena tujuannya menonjolkan rasa asli bahan-bahannya. Bagi lidah Indonesia, ini kadang terasa kurang kuat pada awalnya.

Kunci pembuatannya terletak pada penggunaan nasi yang sudah didinginkan serta api besar, sehingga butirannya tetap terpisah.

10. Dan Dan Noodles

Dan dan noodles mi pedas khas Sichuan dengan minyak cabai

Mi pedas dari Sichuan ini punya asal-usul yang cukup menarik. Namanya berasal dari pikulan yang dulu digunakan pedagang keliling untuk menjajakannya.

Penyajiannya berupa mi dengan saus dari minyak cabai, pasta wijen, merica Sichuan, dan daging cincang, ditaburi kacang yang dihaluskan dan daun bawang.

Porsinya di Tiongkok umumnya kecil, karena hidangan ini memang dimaksudkan sebagai kudapan, bukan santapan utama.

Sensasi málà pada hidangan ini cukup kuat. Jika Anda belum terbiasa, mintalah tingkat kepedasan yang lebih ringan.

Panduan untuk Pembaca Muslim

Bagian ini penting dan sering tidak dibahas artikel kuliner Tiongkok, padahal sangat menentukan kenyamanan Anda di sana.

Perhatikan Kandungan Daging Babi

Sejumlah hidangan dalam daftar di atas umumnya menggunakan daging babi, di antaranya xiao long bao, zhajiangmian, dan dan dan noodles. Jiaozi juga sering berisi daging babi, meski varian lain tersedia.

Untuk mapo tofu, kabar baiknya versi tradisional justru menggunakan daging sapi, meski versi dengan daging babi juga umum. Sebaiknya tetap ditanyakan.

Perlu diperhatikan pula, kaldu dan minyak yang digunakan kadang berbahan dasar babi meski bahan utamanya bukan. Ini berlaku pada sup, mi, dan bahkan sebagian hidangan sayuran.

Kabar Baiknya

Tiongkok memiliki komunitas Muslim yang cukup besar dengan sejarah panjang, dan ini berdampak langsung pada ketersediaan makanan halal.

Restoran masakan Xinjiang menjadi pilihan paling aman dan mudah ditemukan di hampir semua kota besar. Masakannya cukup cocok untuk lidah Indonesia, dengan sate kambing, mi tarik, dan nasi pilaf sebagai andalannya.

Kantin halal di kampus. Banyak universitas di Tiongkok menyediakan kantin halal tersendiri, terutama kampus yang memiliki mahasiswa Muslim dalam jumlah cukup.

Masakan Lanzhou. Kedai mi tarik Lanzhou tersebar luas dan sebagian besar dikelola komunitas Muslim Hui.

Cara Memastikannya

Carilah tulisan 清真 yang dibaca qīngzhēn, yaitu penanda halal yang umum digunakan di Tiongkok. Tulisan ini biasanya terpampang di depan restoran.

Ada pula frasa sederhana yang berguna untuk dihafalkan, yaitu wǒ bù chī zhūròu yang berarti saya tidak makan daging babi.

Bagi Anda yang berencana menempuh studi di sana, kemampuan bahasa Mandarin dasar sangat membantu untuk urusan seperti ini. Simak panduan kami mengenai HSK dan HSKK untuk persiapan bahasanya.

Tips Menikmati Kuliner Tiongkok

Mulai dari yang tidak pedas. Jika belum terbiasa, hindari langsung mencoba hidangan Sichuan pada hari pertama. Sensasi kebas dari merica Sichuan cukup mengejutkan bagi yang belum pernah merasakannya.

Perhatikan perbedaan antardaerah. Masakan di Tiongkok utara banyak berbahan tepung seperti mi dan pangsit, sementara di selatan lebih banyak berbahan nasi. Ini berpengaruh pada penyesuaian Anda.

Makan di kantin kampus. Bagi mahasiswa, inilah cara paling hemat sekaligus paling praktis. Pilihannya beragam dan harganya jauh di bawah restoran.

Jangan ragu menunjuk. Di kedai kecil, menunjuk hidangan yang terlihat menarik merupakan cara yang lazim dan tidak dianggap tidak sopan.

Manfaatkan aplikasi pemesanan. Layanan pesan antar di Tiongkok sangat berkembang, dan ini membantu terutama pada awal masa adaptasi.

Bawa bumbu dari rumah. Banyak mahasiswa Indonesia membawa sambal atau bumbu instan, dan biasanya sangat berguna pada bulan-bulan pertama.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Kuliner China

1. Apa makanan China yang paling ikonik?

Peking Duck menjadi yang paling sering dijadikan simbol kuliner Tiongkok, disusul hot pot dan dim sum. Ketiganya mewakili karakter berbeda, yaitu hidangan istana, tradisi makan bersama, dan budaya minum teh.

2. Apa itu málà?

Málà merupakan perpaduan sensasi pedas dari cabai dan rasa kebas dari merica Sichuan, dan menjadi ciri paling khas masakan Sichuan. Sensasi kebas ini berbeda dari pedas biasa, sehingga cukup mengejutkan bagi yang belum terbiasa.

3. Apakah sulit menemukan makanan halal di China?

Tidak terlalu sulit di kota besar. Restoran masakan Xinjiang dan kedai mi Lanzhou banyak dikelola komunitas Muslim, dan banyak kampus menyediakan kantin halal. Carilah tulisan 清真 sebagai penanda halal.

4. Hidangan mana yang paling cocok untuk lidah Indonesia?

Dim sum umumnya paling familiar, diikuti jiaozi dan nasi goreng Yangzhou. Hidangan Sichuan seperti mapo tofu dan dan dan noodles cukup pedas, meski bagi penyuka pedas justru terasa menyenangkan.

5. Bagaimana cara menyantap xiao long bao?

Letakkan di sendok, gigit sedikit bagian pinggirnya, hirup kuahnya perlahan, baru santap sisanya. Kuahnya sangat panas, dan memasukkannya utuh ke mulut berisiko melukai lidah.

6. Apakah masakan China di Indonesia sama dengan aslinya?

Umumnya berbeda cukup jauh. Versi yang beredar di luar Tiongkok biasanya disesuaikan dengan selera setempat, cenderung lebih manis dan tidak sepedas aslinya. Kung pao chicken menjadi contoh yang paling terasa perbedaannya.

Siapkan Petualangan Kuliner Anda

Kuliner merupakan salah satu cara paling menyenangkan mengenal Tiongkok. Setiap daerah punya karakternya sendiri, dan menjelajahinya bisa menjadi kegiatan tersendiri selama Anda berada di sana.

Bagi mahasiswa internasional, kebiasaan makan sehari-hari juga cukup memengaruhi kenyamanan dan pengeluaran selama studi. Mengetahui pilihan yang tersedia sejak awal akan sangat membantu masa adaptasi Anda.

Sebagai agen resmi terdaftar di Chinese Visa Application Service Center Jakarta, Tutoravel mendampingi persiapan studi Anda secara menyeluruh, mulai dari pemilihan kampus dan kota, kursus bahasa Mandarin dan persiapan HSK, hingga pengurusan visa pelajar dan pembekalan sebelum keberangkatan.

Pelajari selengkapnya mengenai kuliah ke China bersama tim kami.


Ditinjau dan diperbarui oleh Tim Konten Tutoravel pada 29 September 2026. Artikel ini disusun berdasarkan sumber kuliner Tiongkok, termasuk koreksi penamaan hidangan hot pot serta bahan penyusun mapo tofu. Informasi mengenai kehalalan bersifat umum, dan pembaca dengan ketentuan khusus disarankan memastikannya langsung kepada penyedia makanan.

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *