
Jalan-jalan di Malaysia terasa kurang lengkap tanpa mencicipi jajanan lokal. Bagi wisatawan Muslim, makanan halal yang lezat tentu menjadi incaran utama. Beruntung, di Malaysia sangat mudah menemukan berbagai pilihan kuliner halal. Standardisasi halal adalah proses penetapan kriteria dan pedoman yang memastikan produk sesuai dengan syariat Islam. Tak usah ragu. Malaysia sudah terkenal dengan makanannya yang halal.
Ketika berencana liburan ke Malaysia, pasti juga merencanakan membeli aneka makanan. Tapi, kehalalan makanan juga menjadi prinsip bagi semua traveler muslim. Ketika hendak pergi ke Malaysia, jajanan halal menjadi pilihan menarik. Bahkan, makanan halal dari Malaysia ini memiliki cita rasa yang lezat dan menarik.
Malaysia telah menerapkan sistem sertifikasi halal selama beberapa dekade, terutama melalui lembaga JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia) yang diakui secara internasional. Banyak industri di Malaysia terus meningkatkan standar halal mereka agar tetap sesuai dengan perkembangan global. Proses sertifikasi halal dilakukan berdasarkan Sistem Jaminan Halal (SJH) yang mengatur seluruh tahapan produksi sesuai syariat. Selain itu, ada beberapa badan dan organisasi yang mendukung makanan halal. Salah satu lembaga utama yang menangani sertifikasi halal di Malaysia adalah JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia).
Berdasarkan data dari Department of Statistics Malaysia tahun 2022, jumlah penduduk Malaysia mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, dengan sekitar 63,5% di antaranya beragama Islam. Oleh karena itu, banyak pedagang yang menjual makanan halal di sana. Bahkan, banyak pedagang kecil hingga kelas besar ekspor makanan halal ke berbagai negara. Berikut beberapa jenis makanan halal yang bisa anda beli di Malaysia:
Contents
Makanan Halal yang Bisa Anda Pilih ketika Jalan-jalan ke Malaysia

Makanan halal di Malaysia ada di berbagai tempat. Mulai jalanan, kedai, restoran mahal. Pastinya, aneka makanan ini membuat Anda tidak ingin pulang dari sana:
Laksa Sarawak

Makanan ini sering Anda temukan di Malaysia. Jenis makanan ikonik yang ada di sana. Hidangan kuliner ini terdiri dari mi beras. Kuahnya terdiri dari rempah dengan bumbu pedas. Tambahan isi laksa sangat komplit. Mulai dari irisan ayam, telur rebus dan udang.
Laksa Sarawak umumnya disiapkan dengan bahan halal, namun tetap disarankan memilih tempat makan bersertifikat halal. Salah satu contoh restoran terkenal yang bisa anda kunjungi adalah MyLaksa. Tempat ini menyajikan Laksa yang sudah terkenal dan halal.
Nasi Kerabu

Hidangan nasi ini terbilang sangat unik. Warna nasinya biru karena menggunakan warna alami. Warna ini bukan berasal dari pewarna kue melainkan bunga telang. Air rebusan bunga telang ini yang mempercantik warna nasi menjadi biru.
Rempah pada nasi memiliki cita rasa yang khas. Komposisi bumbu rempah terdiri dari kecombrang, kencur, kunyit dan lain-lain. Penambahan bumbu sesuai selera konsumen. Bahan-bahannya terjamin halal. Anda masih bisa membelinya di wilayah Selangor dan Kuala Lumpur.
Ayam Masak Merah

Berikutnya adalah kuliner Ayam Masak Merah. Sajian ini memperlihatkan ayam dengan bumbu merah. Proses memasaknya dengan cabai kering. Sedangkan penyajiannya dalam bentuk kaserol.
Masyarakat biasanya menyajikan dalam acara besar seperti Ramadhan, hari besar, atau open house. Proses perebusan biasanya ada di dalam saus. Saus tersebut terdiri dari tomat, cabai kering, dan bawang bombay. Aroma rempah kuat dengan kayu manis, adas bintang, dan cengkeh.
Nasi Lemak

Nasi ini terasa gurih karena proses memasaknya dengan santan kelapa. Seperti nasi uduk di Indonesia, nasi lemak memiliki cita rasa gurih dan wangi. Aroma wangi ini berasal dari daun pandan. Hidangan nasi lemak tersaji dengan aneka lauk seperti teri goreng, ikan bilis, tahu, tempe dan kacang goreng. Bahan-bahan nasi ini sudah jelas halal.
Nasi Kandar

Nasi Kandar berasal dari pedagang Muslim India yang bermigrasi ke Malaysia, dan kini menjadi kuliner khas negeri ini. Jadi, sudah jelas kalau makanan ini masuk ke dalam kategori makanan halal. Sajian kuliner Malaysia halal ini terdiri dari nasi kukus dengan kuah kari. Selain itu, terdapat kuah dan lauk dengan cita rasa yang khas. Karinya bisa Anda pilih mulai dari daging, hidangan laut atau sayuran.
Ayam Percik

Hidangan ini termasuk pada jenis ayam bakar. Uniknya, juru masak merendam ayam ini sebelum proses pembakaran. Air rendaman ini terdiri dari bawang, kunyit, jahe, cabai dan serai. Mereka memasak air bersama dengan santan hingga mengental. Kemudian, juru masak akan merendamnya dengan air ini. Oleh karena itu, rasanya pedas, kaya rempah dan gurih.
Ayam Pongteh
Masakan ini berasal dari peranakan Malaysia. Meskipun masakan ini berasal dari perpaduan Hokkien dan Melayu, masakan ini halal. Ini karena masakan terdiri rempah-rempah pilihan. Ada rasa sedikit manis yang berasal dari gula kelapa. Sedangkan rasa asin muncul dari bawang putih dan tauco.
Char Koay Kak

Setelah membahas nasi, ada juga hidangan jalanan Malaysia. Kuliner Malaysia Halal yang ringan ini masuk dalam kue tradisional. Char Koay Kak dibuat dari potongan kue beras (rice cake) berbentuk kubus yang digoreng bersama telur, tauge, dan bumbu khas seperti kecap, daun bawang, serta bawang putih cincang. Hidangan ini populer sebagai jajanan kaki lima di Malaysia.
Assam Laksa

Bahan utama dari kuliner ini adalah mie tebal yang terbuat dari tepung beras. Mie ini juga tersaji dalam kuah bening asam tanpa santan. Ada beberapa toping seperti irisan timun, nanas, bawang merah, cabai rawit, dan bunga kecombrang.
Durian Goreng

Kuliner yang populer lagi di Malaysia adalah durian goreng. Penjual durian menggorengnya dengan lapisan tepung. Memberikan sensasi yang renyah di luar dan lumer di dalam. Bahan-bahannya dijamin halal. Anda bisa menemukan di sepanjang jalan.
Untuk memastikan kehalalan makanan, pastikan tempat kuliner yang Anda kunjungi memiliki sertifikat halal resmi dari otoritas seperti JAKIM. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda semua yang ingin pergi ke Malaysia.

0 Comments