Imlek 2025, Tradisi yang Selalu Kaya Makna

Mar 14, 2025 | 0 comments

Imlek 2025, Tradisi yang Selalu Kaya Makna (2)

Imlek 2025 merupakan perayaan Tahun Baru pada tahun 2025 yang bertepatan di tanggal 29 Januari 2025, orang Tionghoa pasti menyambut dengan meriah perayaan ini. Tidak hanya menjadi momen kebersamaan keluarga, tetapi imlek juga simbol keberuntungan serta harapan untuk tahun yang baru.

Ada sejarah panjang dari perayaan ini, pastinya kaya tradisi dan budaya. Perayaan imlek ini melibatkan berbagai kegiatan seperti menggunakan pakaian merah, membersihkan rumah, menyiapkan hidangan khas hingga berbagi angpao.

Masyarakat Tionghoa percaya bahwa tradisi tersebut membawa keberuntungan serta mengusir roh jahat. Selain itu, masih banyak hal menarik lainnya dari imlek mulai dari tanggal perayaan hingga tradisi uniknya, simak penjelasan berikut.

Apa Itu Imlek?

Imlek adalah nama dari perayaan tahun baru pada kalender lunisolar. Kalender ini masih banyak digunakan oleh orang China, kalender ini menggabungkan siklus bulan bulanan dengan tahun surya.  Awalnya perayaan tahun baru imlek ini hanya berupa tradisi petani di China untuk menyambut pergantian musim dingin ke musim semi.

Momen ini terkenal sebagai Sin Cia atau Festival Musim Semi yang berlangsung tanggal 1 sampai 15 bulan pertama kalender lunar. Sedangkan penanggalan Imlek berdasarkan perhitungan bulan yang mengelilingi bumi, sudah ada sejak ribuan tahun sebelum Masehi.

Perayaan Imlek identik dengan warna merah dan menjadi momen bagi jutaan rakyat China untuk mudik ke daerah asalnya. Apalagi Imlek 2025 ini, pasti lebih seru dengan berbagai hal menarik dan tradisi khasnya.

Tanggal Perayaan Imlek 2025

Peringatan Imlek 2025 pada tanggal 29 Januari 2025, tahun 2025 ini menandai perayaan tahun baru 2576 Kongzili. Perayaan ini berdasarkan kalender lunar yang berbeda setiap tahunnya menurut kalender Masehi.

Kongzili sendiri merupakan istilah untuk sistem kalender dalam tradisi Tionghoa. Selain itu, setiap perayaan Imlek pasti diasosiasikan dengan satu dari 12 hewan shio seperti harimau, tikus, kelinci, dan lain sebagainya.

Perayaan Imlek sangat penting dalam budaya Tionghoa serta memiliki makna simbolis yang kuat. Biasanya ada hari libur untuk merayakan Tahun Baru China bagi masyarakat Tionghoa dari berbagai belahan dunia.

Berdasarkan SKB 3 Menteri terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, 29 Januari menjadi hari libur nasional. Tanggal tersebut menjadi perayaan Imlek 2025, kemudian ada tambahan cuti tanggal 28 Januari sehingga terdapat dua tanggal merah.

Tradisi Penting Saat Imlek 2025

Imlek 2025, Tradisi yang Selalu Kaya Makna

Perayaan Tahun Baru China pasti tidak terlepas dari berbagai tradisi budaya yang melekat. Begitu juga dengan perayaan Imlek 2025, pastinya ada berbagai tradisi yang sudah ada sejak lama, berikut beberapa tradisinya.

Membersihkan dan Menghias Rumah

Masyarakat Tionghoa sehari sebelum perayaan Imlek pasti akan membersihkan rumah dengan tujuan membuang energi buruk serta membuka jalan bagi keberuntungan. Jika membersihkan rumah pada tiga hari pertama Imlek, dipercaya bisa menghilangkan keberuntungan.

Tidak hanya membersihkan rumah, tetapi setelah itu ada tradisi menghias rumah dengan ornamen khas Imlek seperti lampion. Orang Tionghoa percaya bahwa ornamen tersebut bisa membawa keberuntungan serta menciptakan suasana Tahun Baru yang meriah.

Dekorasi dengan Warna Merah

Ornamen-ornamen khas Imlek memang sangat beragam, terutama ornamen berwarna merah. Hal ini karena warna merah sudah menjadi ciri khas Imlek mulai dari pakaian hingga dekorasi rumah untuk kesan lebih meriah.

Warna merah melambangkan kesejahteraan, kekuatan, keberuntungan, serta bisa mengusir makhluk buas seperti Nian. Masyarakat Tionghoa meyakini bahwa Nian akan keluar saat musim semi, bertepatan dengan Tahun Baru China.

Kumpul Bersama Keluarga Besar

Perayaan Imlek merupakan momen penting untuk kumpul bersama keluarga besar, mirip dengan perayaan hari besar lainnya. Biasanya masyarakat dari kota akan pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga besar.

Pada saat berkumpul, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti makan bersama hingga sembahyang ke klenteng. Tradisi kumpul keluarga juga bisa mempererat hubungan keluarga serta menciptakan momen kebersamaan yang berharga.

Pembacaan Shio

Masyarakat Tionghoa meyakini adanya 12 shio yang mewakili setiap tahun dalam satu siklus seperti shio kerbau, macam, dan tikus. Setiap shio pasti punya nasib serta peruntungan yang berbeda, ini menjadi panduan dalam menjalani tahun tersebut.

Biasanya saat Imlek, pembacaan shio menjadi bagian penting untuk mengetahui peruntungan di tahun baru dan mengambil langkah-langkah yang tepat. Orang Tionghoa percaya bahwa shio memiliki pengaruh terhadap keberuntungan serta nasib seseorang sepanjang tahun.

Berbagi Angpao

Tradisi yang tidak kalah penting setiap Imlek termasuk pada perayaan Imlek 2025 adalah tradisi berbagi angpao. Biasanya orang yang sudah menikah akan memberikan angpao kepada anak-anak maupun anggota keluarga yang belum menikah sebagai simbol keberuntungan.

Namun para lajang dewasa yang sudah bekerja biasanya tidak akan mendapat angpao, meski begitu tidak ada juga larangan untuk memberikannya. Tradisi berbagi angpao melambangkan pemberian harapan dan berkah demi kesejahteraan.

Menyiapkan Hidangan Khas Imlek

Perayaan Tahun Baru imlek tidak lengkap tanpa menyiapkan makanan khas seperti siu mie, pangsit, serta kue keranjang. Setiap hidangan punya filosofi khusus yang melambangkan kekayaan, kesehatan, serta keberuntungan.

Hidangan tersebut akan dinikmati bersama anggota keluarga sebagai simbol kebersamaan serta harapan baik pada tahun baru. Selain makanan berat, terdapat juga manisan dan buah sebagai simbol kemakmuran serta kesuksesan.

Kembang Api dan Petasan

Kembang api dan petasan merupakan bagian penting dalam perayaan Imlek untuk mengusir roh jahat serta nasib buruk. Orang Tionghoa yakin suara bising dari kembang api maupun petasan bisa membuat energi negatif takut serta membersihkan jalan bagi keberuntungan.

Tradisi satu ini membuat suasana Tahun Baru lebih meriah dan menyenangkan. Selain itu, petasan serta kembang api juga menjadi simbol perpisahan dengan tahun lama dan menyambut tahun baru dengan semangat baik.

Atraksi Barongsai

Atraksi barongsai merupakan tradisi penting yang selalu ada dalam perayaan Imlek di Indonesia karena mengandung sejarah mendalam. Barongsai melibatkan dua orang berpakaian singa dan melakukan akrobat untuk menghibur penonton.

Pertunjukan barongsai bermula dari upaya menakuti monster dalam legenda Tionghoa, lalu menjadi simbol keberuntungan serta sebagai alat pengusir roh jahat. Atraksi ini membawa semangat positif dan kebahagiaan dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Imlek 2025 bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga menjadi simbol penting dalam budaya Tionghoa yang kaya makna dan tradisi. Cara menyambut Imlek harus dengan penuh kekeluargaan dan kebahagiaan sebagai bentuk semangat positif dan harapan baru yang baik.

Kapan Imlek 2026

Meski perayaan Imlek 2025 ini telah berlalu, semangat kekeluargaan dan harapan yang terkandung dalam tradisi tersebut tetap menginspirasi kita untuk menyongsong masa depan dengan optimisme dan keberuntungan. Mungkin banyak yang bertanya-tanya juga kapan kah tanggal imlek atau sincia di tahun 2026. Imlek di tahun 2026 itu bertepatan di tanggal 17 Februari 2026 ya. Semoga artikel ini menambah wawasan akan tradisi imlek ya, bagikan cerita imlek mu di kolom komentar ya!

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *