Secara umum, sebetulnya tidak terlalu sulit mencari penginapan untuk mahasiswa di Malaysia dengan harga terjangkau. Apalagi pilihannya cukup banyak dan masing-masing memiliki karakter yang berbeda-beda. Hal ini membuat calon penghuni semakin mudah untuk menyesuaikan dengan keinginan maupun anggaran yang tersedia.
Kuliah di Malaysia punya berbagai kelebihan, sehingga banyak mahasiswa asal Indonesia yang tertarik menempuh pendidikan tinggi di negeri jiran tersebut. Misalnya untuk urusan biaya, jauh lebih hemat daripada Eropa atau Amerika. Di sisi lain, tidak ada yang meragukan kualitasnya, terbukti hampir semua alumninya sukses berkarier di dunia kerja atau membuka usaha sendiri.
Tempat tinggal menjadi salah satu kebutuhan terpenting yang harus terpenuhi ketika telah resmi menjadi mahasiswa internasional di Malaysia. Dalam garis besarnya, tempat tinggal sementara ini terdiri dari dua jenis, di dalam kampus dan di luar kampus. Jika ingin tahu lebih lengkap dan jelas, berikut ini penjelasannya:
Contents
Jenis Penginapan Mahasiswa di Dalam Kampus

Hampir setiap perguruan tinggi di Malaysia, khususnya yang menerima mahasiswa asing dari luar negeri selalu menyediakan fasilitas penginapan. Biasanya pondokan ini terbagi dalam dua tipe atau pilihan, residence hall dan asrama yang sering mendapat sebutan hostel. Meski sama-sama berada di dalam area kampus, keduanya memiliki sejumlah perbedaan.
Residence Hall
Berdasarkan pengalaman selama ini, residence hall sering menjadi pilihan paling menarik bagi mahasiswa baru yang akan masuk kuliah. Sistem pembayarannya menggunakan hitungan per semester dan memiliki manajemen tersendiri karena bukan merupakan bagian dari biaya kuliah. Pondokan ini biasanya berada di area kampus, dan jika berada di luar, lokasinya tetap.
Satu kamar biasanya untuk dua orang. Jika ingin tinggal sendiri, pilihan tersebut biasanya juga tersedia. Fasilitas umum seperti dapur, mesin cuci, ruang setrika dan lainnya, tersedia di setiap tiga atau empat kamar. Sedangkan biaya sewanya, sekitar MYR 600 – 3.000 per semester untuk kamar dengan dua penghuni dan MYR 800 – 5.000 untuk kamar sendiri.
Hostel atau Asrama
Hostel atau asrama merupakan penginapan mahasiswa Malaysia yang tak jauh berbeda dengan residence hall, sama-sama memiliki fasilitas umum seperti dapur dan sebagainya. Karena digunakan bersama, fasilitas tersebut cenderung lebih ramai hanya tersedia satu unit di setiap lantai. Sehingga harus lebih saling pengertian dan biasanya terletak di ujung koridor.
Setiap kamar diisi minimal oleh dua orang dengan biaya sewa sekitar MYR 600 – 3.000 per semester. Jika ingin lebih hemat lagi, dapat memilih kamar yang penghuninya lebih dari dua orang. Pada umumnya pondokan ini menawarkan tarif sewa antara MYR 500 – 2.200 untuk satu semester per orang.
Penginapan yang Ada di Luar Kampus

Jika tertarik tinggal di luar kampus, biasanya menggunakan sistem kontrak minimal selama satu tahun dan boleh membayar per bulan. Tetapi sebelum bertempat tinggal, harus bayar uang muka lebih dulu untuk biaya kontrak dua atau tiga bulan. Di sisi lain, fasilitas seperti listrik, air, gas, dan akses internet biasanya dihitung secara terpisah dan pilihannya antara lain sebagai berikut:
Apartemen
Apartemen memberikan kenyamanan dan fleksibilitas, tetapi umumnya memiliki tarif sewa yang lebih tinggi, terutama di kota besar seperti Kuala Lumpur. Bagi yang ingin tinggal sendiri, apartemen studio satu kamar bisa menjadi pilihan dengan tarif sekitar MYR 1.000 – 2.500 per bulan. Sementara itu, tinggal bersama teman memungkinkan untuk menyewa dua atau tiga kamar dan tarifnya berada di kisaran MYR 450 – 1.000 untuk satu orang per bulan.
Homestay
Homestay mengharuskan penghuninya tinggal bersama host family atau keluarga pemilik pondokan. Bagi sebagian orang, penginapan mahasiswa Malaysia dengan model seperti ini terasa kurang menarik. Tetapi di balik itu, ongkos sewanya sangat murah sekitar MYR 400 – 900 per bulan sudah termasuk makan meskipun menunya cukup sederhana.
Rumah
Tipe hunian ini memiliki sifat yang hampir sama dengan apartemen, namun menyediakan kamar dalam jumlah lebih banyak. Untuk rumah dengan tiga kamar, tarif sewanya biasanya sekitar sewa sekitar MYR 400 -700 per bulan untuk satu penghuni. Sedangkan untuk rumah dengan lebih dari lima kamar, berada dalam kisaran MYR 300 – 800 per bulan untuk satu orang.
Cara Mencari Penginapan untuk Mahasiswa di Malaysia

Agar bisa menemukan penginapan yang lebih nyaman, konsultasikan urusan ini dengan pihak universitas. Lakukan langkah ini setelah menerima offer letter (surat penerimaan) sebagai mahasiswa baru dari perguruan tinggi tersebut. Selain menawarkan pondokan di kampus, mereka biasanya dapat memberikan informasi lengkap tentang akomodasi yang tersedia.
Sebagai alternatif lainnya, kamu juga bisa membuka situs-situs atau menghubungi agensi properti untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan terperinci. Mereka dapat membantu mencarikan penginapan terbaik, terutama bagi yang lebih memilih tinggal di luar area kampus. Tetapi di sisi lain harus memiliki jarak yang cukup dekat dengan pusat belanja maupun layanan publik lainnya.
Bergabung dengan grup atau komunitas mahasiswa di media sosial menjadi langkah yang tidak kalah cerdik. Biasanya grup tersebut menyediakan forum khusus sebagai ruang diskusi untuk saling berbagi informasi tentang kebutuhan akomodasi terutama terkait penginapan. Manfaatkan semaksimal mungkin fasilitas ini untuk mendapatkan keterangan yang lebih banyak dan lengkap.
Sebagai referensi, nilai tukar 1 ringgit Malaysia (MYR) saat ini berkisar sekitar Rp8.341, namun angka ini bisa berubah tergantung kurs harian. Semoga ulasan tentang penginapan mahasiswa Malaysia di atas bisa memberi manfaat untuk semua, terutama bagi yang memiliki rencana kuliah di negara ASEAN tersebut. Selamat menempuh pendidikan, semoga berhasil meraih kesuksesan.
0 Comments